Thursday, October 19, 2017

Kuliah Ke Luar Negeri? Pastikan 9 Dokumen Wajib Ini Telah Siap

Bagi siapapun yang hendak kuliah ke luar negeri, pasti akan direpotkan oleh berbagai dokumen yang harus dipersiapkan. Tak jarang, banyak diantara calon mahasiswa tersebut kelimpungan ketika mendekati hari H demi menyiapkan berbagai dokumen wajib tersebut.
Foto: pixabay.com
Persiapan Kuliah Ke Luar Negeri
Dokumen merupakan hal paling utama dan penting yang perlu dipersiapkan saat akan kuliah ke luar negeri. Setiap universitas kadang juga mempunyai beberapa syarat tersendiri dan harus dipenuhi saat akan menempuh studi di sana. Bagi anda yang saat ini akan menempuh kuliah ke luar negeri, maka 9 dokumen wajib ini wajib dipersiapkan.
1. Ijazah serta transkrip nilai
Dua hal ini wajib untuk dipersiapkan di awal. Baik bagi anda yang kuliah ke luar negeri dari jalur beasiswa maupun non beasiswa. Perlu dicatat, jika ijazah dan transkrip nilai tersebut harus sudah berupa bahasa inggris. Ini karena bahasa inggris adalah bahasa universal dan paling utama digunakan di luar negeri. Untuk foto copy legalisir ijazah dan transkrip nilai juga harus dilakukan, karena ini merupakan bentuk pengesahan. Dengan adanya legalisir ini, maka ijazah dan transkrip nilai sudah dianggap asli dan sah. Jika tidak dilegalisir, pasti dua dokumen ini tidak bisa dipastikan keasliannya.
2. LOA
Bagi anda yang belum pernah mendengar ini, LOA adalah singkatan dari Letter of Acceptance. LOA merupakan surat yang akan diberikan kepada anda yang dinyatakan telah berhasil atau diterima untuk menempuh studi di Universitas yang anda tuju. LOA yang bisa anda dapatkan ialah LOA Conditional yang bisa berubah menjadi LOA Unconditional. LOA Contional sendiri merupakan surat keterangan yang menyatakan anda telah berhasil diterima sebuah Universitas, namun belum memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Universitas tersebut. Untuk LOA Unconditional adalah surat keterangan jika anda telah diterima oleh suatu Universitas dan telah memenuhi persyaratan Universitas yang bersangkutan. LOA ini bisa didapat bagi yang ingin kuliah ke luar negeri dengan jalur beasiswa dan juga jalur nonbeasiswa.
3. Essay dan CV
Untuk anda yang ingin kuliah ke luar negeri dengan jalur beasiswa, Essay dan CV juga harus anda persiapkan dan dengan menggunakan bahasa inggris. Essay ini biasanya berisi tentang, kontribusi apa yang akan dilakukan, serta alasan mengapa anda menginginkan mendapatkan beasiswa. Sementara untuk CV, dibuat seperti halnya anda membuat surat untuk melamar pekerjaan. dalam CV beasiswa ini, anda harus mencantumkan karya apa yang telah anda buat dan dpublikasi di internet.
4. TOEFL dan IELTS
Kedua istilah ini merupakan nilai dari kemampuan berbahasa asing anda. Untuk bisa kuliah ke luar negeri anda harus memiliki TOEFL dengan nilai minimal 500. Sementara untuk nilai IELTS yang harus anda miliki adalah 6.0-90. Anda bisa menyiapkan TOEFL dan IELTS ini dalam bentuk sertifikat. Ini bisa didapatkan jika anda mengikuti tes TOEFL dan IELTS. Sertifikat tersebut bisa anda fotocopy, namun harus dilegalisir oleh tempat dimana anda melakukan tes. Ada juga beberapa negara yang tidak membutuhkan mahasiswanya untuk melampirkan TOEFL dan IELTS ini.
5. Paspor dan Visa
Tidak hanya untuk tinggal di suatu negara atau jalan-jalan, mau kuliah ke luar negeri juga membutuhkan paspor dan juga visa. Paspor dan visa yang digunakan juga harus masih berlaku. Jika masa aktif telah habis, maka anda harus mengurus perpanjangan. Mengurus paspor dan visa membutuhkan waktu lama, oleh karena itu anda harus menyiapkannya jauh-jauh hari. Namun anda tidak perlu cemas, kini mengurus perpanjangan paspor dan visa sudah bisa dengan cara online. Tentu ini juga akan menghemat waktu anda untuk mengurus dokumen-dokumen penting lain yang dibutuhkan untuk kuliah ke luar negeri.
6. Akte kelahiran
Sebuah Universitas tentunya membutuhkan data tentang jati diri anda. Oleh karena itu, akte kelahiran asli beserta foto copynya juga harus anda persiapkan.  Seperti halnya dokumen ijazah dan transkrip nilai, akte kelahiran ini juga harus sudah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris. Jangan lupa untuk melegalisir, agar bisa dipertanggungjawabkan keasliannya.
7. Surat rekomendasi
Untuk kuliah ke luar negeri, surat rekomendasi juga penting untuk dipersiapkan. Surat rekomendasi ini berasal dari pihak yang memberikan anda beasiswa yang bisa berasal dari pemerintah atau perusahaan yang memang menyediakan beasiswa untuk kuliah ke luar negeri. Ini perlu dilakukan, agar Universitas yang anda tuju bisa mengetahui dari mana anda mendapatkan beasiswa tersebut.
8. Surat keterangan sehat dan surat keterangan berkelakuan baik
Meski anda juga tidak mengharapkan sesuatu yang tidak diinginkan terjadi saat anda kuliah ke luar negeri . namun dua surat keterangan ini juga penting anda persiapkan. Ada beberapa Universitas yang mengharuskan calon mahasiswanya untuk melampirkan surat keterangan sehat dan surat keterangan berkelakuan baik ini. Tentunya, kedua surat ini juga harus asli, tidak boleh dibuat-buat. Anda juga jangan mencari surat keterangan kesehatan untuk kuliah ke luar negeri hanya dari puskesmas, klinik ataupun posyandu. Surat keterangan sehat sebagai berkas untuk kuliah ke luar negeri harus disertai hasil pemeriksaan yang berasal dari rumah sakit. Sementara untuk surat keterangan berkelakuan baik bisa didapat dari keterangan RT atau RW tempat anda tinggal dan juga bisa didapat dari kantor kepolisian yang memang biasanya menerbitkan SKCK.
9. KTP
Dokumen selanjutnya yang perlu dipersiapkan saat akan kuliah ke luar negeri adalah KTP. Iya, selain akte kelahiran KTP juga perlu untuk dipersiapkan sebagai salah satu yang bisa menunjukkan jati diri seseorang. Sebagai warga yang baik dan mentaati peraturan di negara Indonesia, bagi anda yang sudah berusia di 17 tahun harus memiliki KTP. KTP ini juga bisa digunakan sebagai keterangan yang menunjukkan jika anda adalah warga asli Indonesia. Segera proses pembuatan KTP anda, dan jangan lupa untuk difoto copy sebanyak 2 atau 3 lembar.

9 dokumen ini perlu anda persiapkan dari sekarang agar keinginan anda untuk kuliah ke luar negeri bisa berjalan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditentukan. Sebagai antisipasi bawalah juga dokumen yang asli, jangan hanya membawa dokumen dalam bentuk foto copynya. Ini untuk berjaga jika dokumen asli juga diminta oleh pihak Universitas.

Advertisements