Monday, October 16, 2017

Cara Menulis Motivation Letter Supaya Lolos Beasiswa Luar Negeri

Cara menulis motivation letter - Mencari beasiswa pendidikan ke luar negeri mungkin keinginan yang menggebu untuk beberapa orang. Menempuh program studi di luar negeri memang bukanlah hal mustahil yang bisa kita lakukan.  Hanya saja, untuk mendapatkan kesempatan berharga itu, tentu membutuhkan perjuangan yang tidak asal-asalan. Harus melewati beberapa tahapan, salah satunya adalah dengan membuat Motivation Letter.
Foto: pixabay.com
Tentang Motivation Letter
Motivation Letter atau surat motivasi menjadi prasyarat wajib yang harus dipenuhi untuk mendaftar kuliah di luar negeri. Motivation Letter dibuat untuk menceritakan latar belakang, tujuan, harapan dan pandangan kita akan masa depan.
Intinya, pihak kampus luar negeri tidak hanya ingin menilai kita dari segi akademis, namun juga karakter personal kita. Apakah kita manusia yang optimis dan penuh semangat atau sebaliknya.
Cara menulis motivation letter harus benar-benar diperhatikan. Penulisan Motivation Letter yang berbobot dan menarik, membuat tim penyeleksi mempertimbangkan Anda sebagai kandidat yang pantas menerima beasiswa.

Hindari Hal Berikut Saat Menulis Motivation Letter
Apa Anda masih bingung bagaimana cara menulis motivation letter yang menarik dan berpeluang besar untuk lolos? Simak informasi berikut ini.
1. Plagiat atau meniru tulisan orang lain. Terkadang kita merasa diri kita hampir sama dengan orang lain saat membaca tulisannya. Jangan sampai terbuai dengan karakter orang lain yang ‘hampir’ mirip dengan Anda. Anda harus menuliskan karakter sesuai dengan kondisi yang terjadi pada Anda.
2. Berlebihan. Tidak ada orang yang ingin dirinya dianggap rendah. Namun terkadang, gaya kepenulisan yang melebih-lebihkan dan tidak sesuai dengan kenyataan, membuat Motivation Letter hanya layaknya cerita fiksi yang penuh drama. Anda tidak perlu menceritakan penyebab kegagalan Anda (misal) secara panjang lebar. Dapatkan poinnya saja. Anda tidak ingin kan dianggap sebagai seorang DramaQueen atau DramaKing?
3. Bertele-tele dan sering mengulang
Gaya penulisan yang bertele-tele ini amat sangat sering dilakukan oleh penulis motivation letter. Perlu diingat, Anda hanya dianjurkan menuliskan apa yang ada dalam diri Anda. Tidak perlu menambahkan hal-hal di luar diri Anda yang hanya sebagai pelengkap yang kurang berpengaruh. Hindari pula mengulang poin yang sudah anda tulis sebelumnya. Untuk menghindari hal tersebut, baca kembali secara keseluruhan Motivation Letter yang sudah Anda tulis. Baca perlahan dan koreksi juga grammar (tata bahasa)-nya jika menggunakan Bahasa Inggris.

Struktur Penulisan Motivation Letter
Memang perlu disadari, walaupun menulis sepertinya hal yang mudah dan tidak membutuhkan pemikiran yang berat. Jika jarang dilatih, kita akan merasa kesulitan terutama untuk memilih kata yang tepat dan merangkainya menjadi kalimat yang nyaman dan tidak membosankan untuk dibaca.
Jika diringkas, ada beberapa poin yang perlu dicantumkan secara runtut dalam cara menulis motivation letter. Diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Pembuka. Pada kalimat pembuka atau pengantar ini, perlu Anda cantumkan perkenalan diri Anda secara general mengenai jurusan yang Anda pilih, alasan memilih jurusan tersebut.
2. Isi. Pada kalimat isi atau content perlu Anda tuliskan siapa diri Anda, latar belakang pendidikan, kekuatan dan motivasi Anda sehingga pantas mendapat beasiswa luar negeri, pengalaman dan prestasi yang pernah Anda raih, dan planning atau rencana yang akan Anda lakukan setelah memperoleh beasiswa atau setelah usai masa studi (kaitkan dengan kontribusi bermanfaat untuk khalayak luas)
3. Penutup. Pada kalimat penutup utarakan harapan-harapan Anda jika menerima beasiswa. Ucapkan terima kasih dan tekankan lagi poin bahwa Anda sangat bersemangat dan menikmati perjalanan dalam mendapatkan beasiswa itu.

Berikut contoh Motivation Letter yang bisa Anda jadikan referensi bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara menulis motivation letter.

I am Yona May Rahayu, the 4rd year student of English Department University of Lampung. I am the second daughter of three children. beside I interested in english language, since in elementary school, my teacher said to me that I have skill in learning english language. So, I always increase my ability in english language until I choose english as my department in university of Lampung.

Since in senior high school until now, I have been thinking about my future. How is my education and my career. It supports me to make my future brighter. Since in senior high school, I had followed many organization like OSIS, English Club and KIR (Karya Ilmiah Remaja) or sciance student’s project. I always be a winner in speech competition and now I still follow many organizations like BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Ikam Lamtim (Ikatan Mahasiswa Lampung Timur) or the relation between students who come from east Lampung and IFL (indonesian Future leader). Beside that, in the 2th year, I was be the young delegation of Lampung to Indonesia that was held by KEMENPORA RI (kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia). from these activities, I have learned and realized that education is very important in our life.

I always want to study and get the new knowledge, so I always search the way to continue my study until I know that in Indonesia there is a scholarship named LPDP and it has modern language program at the university of melbourne. I choose LPDP because it provides full financial assistance for students like me who want to continue their studies abroad. I choose this university because this is the best university in Australia based on Times Higher Education World University Rankings 2014-2015 and it provides the program that suitable with my skill and passion.

I have pointed that educational system in Australia is very good. They are very dicipline with the education. All the people mainly young generations should be educated. They should study from the pre-school education until in university. In Australia, we are not only study about the language, but also study about how to use the language in daily activity. Therefore, joining the scholarship program in LPDP will be a giant step for me to get better understanding and the best experience in study about the language. After I graduate from my study there, I want to come back in Indonesia and be a lecturer, I want to share my understanding about the language and how to use it well to the students.

Bagaimana? Sudah mulai mendapat pencerahan cara menulis motivation letter yang menarik? Anda hanya perlu menambah berbagai pengalaman yang berkaitan dengan jurusan yang Anda pilih, sehingga akan menambah wawasan Anda dalam cara menulis motivation letter

Advertisements