Friday, October 13, 2017

Cara Mengajukan Visa Studi Ke Eropa Supaya Bisa Lolos

Cara mengajukan visa studi ke Eropa – pada dasarnya untuk berkunjung ke luar Eropa kita memerlukan visa, tetapi jika ingin melakukan studi ke luar negeri anda memerlukan visa yang berbeda (visa pelajar). Mengingat visa merupakan identitas kita saat berada di Negara asing.
Foto Visa: pixabay.com
Namun untuk membuat visa memanglah tidak mudah banyak proses yang harus dijalani, selain itu visa juga belum tentu akan terbit. Terlebih sekarang cara mengajukan visa tidak bisa lagi kolektif, setiap pengajuan pembuatan visa harus datang sendiri ke kantor kedutaan Negara yang di tuju. Hal ini juga berlaku untuk mengajukan visa studi, meski persyaratan yang di perlukan sedikit berbeda, sebab anda harus memberikan surat rekomendasi dari tempat melanjutkan studi.
Sementara buat anda yang kuliah ke luar negeri menggunakan biaya sendiri atau tanpa beasiswa, maka kalian harus menunjukkan rekening Koran tabungan. Persyaratan ini wajib di sertai saat mengajukan visa, selanjutnya anda tinggal menunggu proses wawancara dari kedutaan Negara tujuan. Oleh karena itu kita akan berbagi sedikit cara mengajukan visa studi ke Eropa supaya cepat lolos.
1. Tentukan Visa yang Dibutuhkan
Setiap Negara memiliki peraturan imigrasi yang berbeda-beda, seperti Australia yang memiliki 2 sub class tergantung program jurusan yang akan anda pilih saat studi. Oleh karena itu sebelum membuat pengajuan, tentukan visa yang dibutuhkan untuk melakukan studi di Negara yang di tuju.
2. Nilai Test B. Inggris
Cara mengajukan visa supaya cepat lolos sertai hasil test Bahasa Inggris anda, sebab ada beberapa Negara meminta hasil test yang berlaku, baik dari IELTS atau TOEFL. Namun jika anda melanjutkan studi melalui jalur beasiswa, maka bisa langsung hubungi pihak kampus untuk membantu mengurusnya, sebab biasanya mereka memiliki bagian khusus untuk mengurus visa.
Jika ingin meneruskan studi ke Inggris, maka wajib memberikan hasil test yang dikeluarkan oleh IELTS. Hal ini disebabkan kedutaan Negara Inggris tidak lagi menerima hasil test yang dikeluarkan oleh pihak TOEFL.
3. Halaman Kosong Paspor
Ketika melakukan pengajuan pembuatan visa, pastikan paspor anda memiliki 4 – 6 lembar halaman yang masih kosong. Mengingat visa biasanya ditempelkan di dalam paspor dan membutuhkan 2 – 3 lembar halaman paspor. Jika paspor tidak memiliki ruang yang cukup, maka proses pembuatan visa akan di tunda sampai anda proses paspor baru dan tentunya akan memakan waktu lebih banyak.
4. Peraturan Foto dan Paspor
Ada beberapa Negara yang memiliki peraturan yang mengharuskan latar belakang foto berbeda. Meski peraturan ini terdengar sangat sepele, namun hal ini bisa membuat pengajuan visa anda menjadi di tolak. Oleh karena itu sebaiknya anda perhatikan terlebih dahulu, sehingga cara mengajukan visa studi bisa berjalan lancar.
5. Terjemah Persyaratan
Pastikan semua dokumen sudah di terjemahkan ke dalam bahasa Inggris, proses ini dilakukan sebelum formulir pengajuan diserahkan. Supaya tidak terkendala dalam melakukan terjemahan, anda bisa menggunakan jasa konsulat yang menyediakan jasa penerjemah, sebab jika tidak ada, maka harus mencari jasa penerjemah di tempat lain.
6. Biaya Pembuatan Visa
Seperti kita ketahui untuk membuat sebuah identitas tentu ada biaya yang harus dikeluarkan dan biaya ini harus dilunasi bersama penyerahan formulir pengajuan. Oleh karena itu sebaiknya anda mencari info mengenai besar biaya yang harus dikeluarkan, sehingga tidak menjadi masalah karena biaya masih belum lunas.
7. Pengajuan Lebih Awal
Pada umumnya pengajuan visa sampai terbitnya visa membutuhkan waktu 2 – 3 minggu jam kerja. Untuk mengantisipasi keterlambatan penerbitan sebelum waktu keberangkatan, ada baiknya membuat pengajuan lebih awal, sehingga saat waktu keberangkatan visa sudah bisa digunakan.
8. Persiapan Wawancara
Proses terpenting sebagai cara mengajukan visa studi ke Eropa supaya bisa lolos, dengan mempersiapkan diri untuk wawancara seperti universitas yang diinginkan dan program studi yang akan di pilih, jawab dengan tegas. Pastikan jawaban anda menekankan kepada penyelesaian studi, dibandingkan ingin menetap dan bekerja di sana.

Pengajuan visa memang memerlukan proses yang cukup panjang dan mungkin juga tidak bisa terbit. Namun jika anda menjalani cara mengajukan visa studi di atas, kesempatan untuk visa terbit lebih besar. Semoga bermanfaat dan bisa menyelesaikan masalah anda.

Advertisements