Tuesday, October 17, 2017

5 Alasan Lulusan S2 Luar Negeri Lebih Cepat Diangkat Jadi Dosen Tetap Di Kampus

S2 luar negeri - Melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA, ke jenjang S1 dan ke jenjang S2 adalah kebanggaan tersendiri bagi setiap orang. Namun menjadi kendala di sini adalah meneruskan ke universitas di dalam negeri atau ke luar negeri. Ini karena banyak masyarakat yang mengecap, bahwa kuliah di luar negeri merupakan keputusan yang terbaik.
Foto: pixabay.com
Tidak dapat dipungkiri pemilihan kampus yang pas juga menentukan diterima atau tidaknya orang dalam menempuh pekerjaan. Sekarang lulusan dari universitas luar negeri sangat diincar perusahaan-perusahaan besar atau kampus-kampus besar. Terutama mereka yang lulusan S2 luar negeri, sangat mudah mendapatkan pekerjaan menjadi dosen di kampus-kampus ternama.

Keuntungan Lulusan S2 Luar Negeri
Lulusan S2 luar negeri memiliki kelebihan yang terlihat jelas lebih baik dari lulusan S2 di dalam negeri. Bukan tentang membandingkan tetapi hal tersebut secara jelas bisa dilihat oleh masyarakat.
1. Berhubungan dengan ilmu pengetahuan, mereka lulusan luar negeri mampu menggali referensi langsung dari buku yang asli yang belum diterjemahkan ke berbagai negara dan belum disadur ke bahasa lain. Hal ini bisa mempertajam orisinalitas ilmunya.
2. Dilihat dari referensinya, mengambil kuliah di luar negeri mampu memperbanyak referensi yang memang tidak ditemukan di negara kita. Begitupun dengan jurnal-jurnal paling baru akan mudah kita dapatkan di sana. Seperti kita ketahui bahwa anggaran pendidikan di negara kita masih dalam kondisi yang lemah sehingga belum mencukupi kebutuhan buku di perpustakaan.
3. Dilihat dari pengembangan ilmunya, di luar negeri lebih banyak diadakan seminar-seminar berskala internasional. Seminar yang diadakan kebanyakan gratis dengan fasilitas komplit yang disediakan oleh panitia. Bayangkan saja di negara kita mengikuti seminar dipungut biaya mulai dari biaya uang sedikit hingga cukup besar.
4. Dilihat dari kemampuan bahasanya, lulusan S2 luar negeri memang terbilang matang dalam bahasa asing. Dengan kemampuan bahasa asing yang baik, maka peluang diterima kerja di negara kita akan lebih terbuka, bayangkan saja negara kita telah menganut ekonomi global dan ekonomi ASEAN, sehingga pengusaha manapun bisa masuk ke negara kita. Di sini kemampuan penguasaan terhadap bahasa asing menjadi kunci utama kesuksesan mereka mencari pekerjaan.

5 Alasan Lulusan S2 Luar Negeri Cepat Diangkat Menjadi Dosen Tetap
1. Lulusan S2 luar negeri mempunyai pandangan dan ide yang berbeda
Kebiasaan mereka bergaul dengan masyarakat dari berbagai negara, bukan dari Indonesia saja membuat mereka mampu membentuk komunitas dalam skala internasional. Dengan komunitas dari berbagai negara ini, tambahlah wawasan mereka dalam mencari jalan keluar dari masing-masing masalah yang terjadi.
2. Baik dalam hal adaptasi dan decision Maker
Lulusan  S2 luar negeri yang lulus dengan nilai di atas rata-rata dengan kegigihannya mendapatkan hasil tersebut, menunjukkan dirinya adalah orang hebat. Sehingga lulusan kampus luar negeri dengan nilai yang baik, akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan akan mudah menjadi dosen tetap di kampus.
3. Mempunyai inisiatif yang tinggi
Melanjutkan pendidikan ke luar negeri bukan hal yang mudah,  mereka harus memutar inisiatif agar angan-angan bisa tercapai. Hal besar yang akan mereka dapatkan saat kuliah di luar negeri adalah menghadapi kebudayaan serta bahasa yang sangat berbeda dengan negara kita. Di sinilah inisiatif mereka dipergunakan agar bisa melakukan adaptasi sebaik mungkin di tengah-tengah kebudayaan dan bahasa asing.
4. Menjadi pribadi yang fleksibel
Lulusan S2 luar negeri sudah terlatih mengatasi masalah dengan sangat fleksibel. Sehingga jika diangkat menjadi dosen tetap akan mampu menyelesaikan masalah dalam perkuliahan secara fleksibel juga.
5. Bisa bersosialisasi secara mudah
Tidak semua dosen bisa melakukan sosialisasi secara mudah, namun dosen lulusan luar negeri bisa dengan mudah melakukan sosialisasi karena saat mereka kuliah di luar negeri mereka berteman dengan berbagai masyarakat dari banyak negara. Mereka mau tidak mau harus bersosialisasi dengan mahasiswa dari berbagai negara untuk memperbanyak pengetahuan mereka.

Advertisements