Monday, September 18, 2017

5 Kebiasaan Buruk Yang Dilakukan Dosen Saat Di Kampus

Ngepostsaja.com - Dosen merupakan pengajar di universitas yang memiliki tanggung jawab kepada mahasiswa yang diajarnya. Selain itu, dosen juga harus bisa menjadi contoh bagi para mahasiswa yang diajarnya. Tetapi masing-masing dosen memiliki sikap, watak dan sifat yang berbeda satu sama lain. Meskipun menjadi contoh tetapi terkadang muncul kebiasaan buruk dosen saat di kampus yang sebaiknya tidak pantas untuk ditiru.
Sebagai seorang pengajar, nantinya dosen harus mampu menciptakan generasi muda yang mandiri dan berkualitas ketika terjun ke masyarakat. Tetapi tahukah Anda kebiasaan buruk dosen apa saja yang terkadang masih sering dilakukan ketika dikampus? Berikut ini akan dijelaskan 5 kebiasaan buruk dosen yang dilakukan saat di kampus yang perlu Anda ketahui.
1. Jarang masuk kelas dengan berbagai alasan
Sudah menjadi kewajiban seorang dosen untuk masuk kelas dan memberikan materi kepada mahasiswanya. Tetapi tak jarang masih banyak ditemukan dosen yang jarang masuk kelas karena berbagai alasan. Jika masih tidak masuk sebanyak satu atau dua kali mungkin masih bisa dimaklumi, tetapi jika terlalu sering dan menjadi kebiasaan tentu sangat memprihatinkan. Hal tersebut bisa dikategorikan sebagai kebiasaan buruk dosen yang sebaiknya harus segera ditindaklanjuti agar tak merugikan mahasiswa.
2. Malas memeriksa tugas dan jawaban
Kebiasaan buruk dosen yang berikutnya adalah sering memberikan tugas kepada mahasiswa tetapi jarang memeriksa hasil pekerjaan tersebut secara detail. Terlebih jika tugas yang harus diperiksa jumlahnya terlalu banyak pasti akan membuat dosen tersebut semakin malas memeriksa pekerjaan mahasiswa. Lebih parah lagi nilai tugas yang diberikan terkadang kurang sesuai dengan hasil pekerjaan mahasiswa sehingga sangat merugikan mahasiswa yang bersungguh-sungguh mengerjakan tugasnya.
3. Dosen yang sering datang terlambat
Dalam awal masa perkuliahan biasanya dosen akan menyampaikan konsekuensi jika mahasiswa datang terlambat memasuki ruang kuliah. Bahkan akan ada sanksi tersendiri bagi mahasiswa yang terlambat. Tetapi berbeda halnya jika yang terlambat adalah dosen tentu tidak akan ada sanksi khusus. Apabila dosen terlambat satu atau dua kali masih bisa ditoleransi. Tetapi jika terlambat terlalu sering tentu akan menjadi kebiasaan buruk dosen yang harus segera diubah. Dikhawatirkan kebiasaan tersebut nantinya akan menjadi contoh para mahasiswa lainnya yang bisa memperburuk sistem belajar di kampus.
4. Marah-marah tanpa sebab yang jelas
Kebiasaan buruk dosen yang suka marah-marah tanpa sebab yang jelas pada mahasiswanya bisa menjadi gambaran bahwa dosen tersebut tidak profesional. Hal tersebut mungkin disebabkan oleh masalah di luar kampus yang dibawa ketika mengajar. Jika terus dibiarkan bisa membuat mahasiswa dan dosen lain menjadi kurang nyaman. Sebaiknya dosen yang seperti itu harus segera memperoleh teguran dari pihak kampus.
5. Sibuk mengerjakan proyek
Kebiasaan buruk dosen yang terlalu sibuk mengerjakan proyek akan sangat merugikan mahasiswanya. Dosen yang demikian pasti akan jarang masuk kelas dan hanya memberikan tugas pada mahasiswanya. Selain itu dosen tersebut mencari dosen pengganti untuk menggantikan tugasnya sementara waktu. Padahal dosen tersebut memperoleh tugas dari kampus untuk mengajar mahasiswa sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Jika masih bertanggung jawab dengan mencarikan dosen pengganti masih dimaklumi, tetapi dosen tersebut tetap menerima gaji utuh meskipun sering tidak masuk.

Itulah penjelasan mengenai 5 kebiasaan buruk dosen yang dilakukan saat di kampus yang perlu diwaspadai. Meksipun begitu tidak semua dosen memiliki kebiasaan buruk seperti yang telah dijelaskan di atas. Saat ini masih banyak dosen yang bertanggung jawab atas tugasnya di kampus sehingga dapat menciptakan mahasiswa yang berkualitas dan mampu bersaing di era modern seperti sekarang ini.

Advertisements