Friday, July 28, 2017

Langkah-langkah Sukses Berburu Beasiswa

Ngepostsaja.com - Semua orang sudah tahu bahwa uang kuliah sekarang ini sangat mahal. Banyak lulusan SMA yang kebingungan apakah akan melanjutkan kuliah atau cari kerja. Begitu juga dengan yang sudah diterima di perguruan tinggi. Mereka masih galau apa mereka akan sanggup membayar uang kuliah hingga selesai. Mencari pinjaman ke bank untuk bayar kuliah sebetulnya bisa, tapi kapan bisa melunasinya? Jangan-jangan nanti selama beberapa tahun setelah lulus kuliah kalian tidak bisa menikmati uang gaji karena harus mencicil bayar kuliah. Solusi yang paling tepat adalah mencari beasiswa.
Foto: pixabay.com
Dengan beasiswa, kalian bisa kuliah tanpa berhutang. Tapi jangan mengira kalau mencari beasiswa itu gampang. Dan jangan juga kalian mengira nilai bagus bakal menjamin kalian mendapatkan beasiswa. Untuk mendapatkan beasiswa, kalian membutuhkan perencanaan, persiapan dan keuletan mencari informasi beasiswa. Berikut ini langkah-langkah yang perlu kalian jalani agar perburuan beasiswa yang kalian lakukan bisa sukses.

Mencari informasi beasiswa
Sekarang sudah era digital, jadi informasi apapun bisa kita dapatkan di internet begitu juga dengan informasi beasiswa. Sebaiknya kalian mencari beasiswa ini di website-website resmi seperti website dikti, lpdp, dinas pendidikan, kementerian pendidikan, atau di website resmi milik universitas.

Selain internet, kalian juga harus rajin-rajin mencari informasi di sekolah atau di universitas. Informasi penting seperti informasi beasiswa pasti akan dipasang di madding oleh pihak sekolah atau kampus. Kalian juga bisa mendatangi TU sekolah atau bagian kemahasiswaan untuk kalian yang sudah kuliah. Guru BK atau dosen PA juga bisa dijadikan sumber informasi. Kalian bisa sekaligus berkonsultasi tentang beasiswa apa yang cocok untuk kalian. Siapa tahu guru atau dosen ini punya informasi beasiswa yang sebelumnya tidak pernah kalian pertimbangkan.

Beasiswa itu ada banyak macamnya. Ada beasiswa untuk siswa kurang mampu, ada beasiswa untuk siswa berprestasi, ada beasiswa untuk siswa yatim piatu, dan masih banyak lagi. Pikirkan apa latar belakang kalian dan carilah beasiswa yang sesuai dengan latar belakang kalian. Buatlah semacam jurnal khusus berisikan tanggal deadline dan persyaratan yang harus dilengkapi untuk pengajuan aplikasi. Dengan begitu, kalian tidak akan telat mengirimkan aplikasi.

Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan beasiswa. Kalau kalian diminta uang jasa, biaya formulir, dan sejenisnya, lebih baik kalian tinggalkan dan cari yang lain karena jelas itu penipuan. Semua beasiswa dari lembaga apapun pasti gratis, tidak ada yang meminta bayaran.

Mengumpulkan Berkas
Kumpulkan semua berkas persyaratan yang diminta setiap lembaga. Pastikan tidak ada satu pun berkas yang terlewat. Biasanya berkas yang diminta adalah transkrip nilai, surat keterangan tidak mampu, surat rekomendasi guru/dosen/supervisor, dan CV.

Biasanya panitia beasiswa senang dengan siswa yang tidak hanya berprestasi baik tapi juga yang aktif di organisasi ekstrakurikuler. Kalau kalian aktif di organisasi sekolah atau di organisasi masyarakat, pastikan kalian mencantumkan kegiatan kalian tersebut di CV agar CV kalian kelihatan impresif.

Menulis Esai
Ada beasiswa yang meminta esai sebagai kelengkapan aplikasi. Esai ini gunanya untuk melihat seberapa besar passion siswa atau mahasiswa dalam menuntut ilmu, bagaimana kepribadian siswa, dan juga untuk mengetahui apa rencana masa depan siswa setelah mendapatkan beasiswa. Oleh karena itu, saat membuat esai sebaiknya kalian membuat sesuatu yang orisinal, esai yang menceritakan tentang diri kalian yang sebenarnya. Hindari menjiplak esai orang lain.

Perhatikan persyaratan teknikalnya dan turuti apa yang diminta, contohnya kalau kalian diminta membuat esai 500 kata maka buatlah esai 500 kata. Jangan kurang tapi juga jangan terlalu berlebih misalnya kalian membuat esai 700 kata. Mintalah bantuan guru/dosen/teman untuk mereview esai yang kalian buat. Mereka bisa memberi tahu apakah inti esai sudah tersampaikan dengan jelas. Kritik dan saran dari mereka juga bisa membantu kita mengembangkan esai agar lebih baik lagi.

Mendapatkan Surat Rekomendasi
Kalau kalian tertarik kuliah di luar negeri, maka kalian perlu mempersiapkan surat rekomendasi dari orang-orang dengan reputasi terpercaya seperti guru, dosen, atau atasan kerja. Sebaiknya orang yang diminta membuat surat rekomendasi adalah orang yang mengenal kalian baik kepribadian kalian atau hasil kerja kalian di sekolah atau di universitas. Hindari meminta surat rekomendasi dari keluarga, kerabat, dan teman karena pendapat mereka dianggap bias dan tidak netral.

Mintalah baik-baik dengan bertemu langsung, dan kalau perlu siapkan format suratnya. Jadi mereka tinggal mengisi suratnya. Jika mereka tidak bersedia memberikan rekomendasi, tidak perlu sakit hati. Move on dan carilah orang lain. Setelah surat rekomendasi didapat, jangan lupa kirimkan surat terima kasih.

Periksa kembali semua persyaratan dan jangan tunggu sampai mepet deadline sebelum mengirim aplikasi. Kalau kalian sudah mempersiapkan berkas-berkas aplikasi sejak awal, kalian masih punya waktu untuk mengecek semuanya sehingga tidak ada berkas beasiswa yang tertinggal.

Advertisements