Thursday, May 18, 2017

7 Tips Ampuh Agar Anda Mampu Meraih Beasiswa BPI dari LPDP Tahun 2017

Ngepostsaja.com - Pendidikan pasca sarjana, master mapun doktor telah menjadi kebutuhan bagi calon dosen. Bagi dosen baru dan sarjana baru (fresh graduate) tersedia banyak program beasiswa, baik di universitas dalam negeri maupun luar negeri. Salah satunya adalah program beasiswa Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Lebih populer dikenal sebagai beasiswa LPDP.


Ada beberapa jenis beasiswa yang disediakan oleh LPDP, yaitu Beasiswa Magister dan Doktor, Beasiswa Tesis Disertasi, Beasiswa Spesialis Kedokteran, Beasiswa Afirmasi, dan Beasiswa Presiden. Beasiswa tersebut diutamakan untuk mempelajari bidang keilmuan seperti Teknik, Sains, Pertanian, Kedokteran/ Kesehatan, Akuntansi/Keuangan, Hukum, Pendidikan, Agama, Ekonomi, Pendidikan, Sosial, dan Budaya/ Bahasa. Adapun tema studi dan riset yang diutamakan meliputi Kemaritiman, Perikanan, Ketahanan Energi, Ketahanan Pangan, Teknologi Transportasi, Teknologi Pertahanan dan Keamanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknologi Kedokteran dan Kesehatan, Hukum Bisnis Internasional, Keperawatan, Industri Kreatif, Manajemen Pendidikan, Lingkungan Hidup, dan Ekonomi/Keuangan Syariah.

Pendaftaran BPI dari LPDP sebenarnya dibuka sepanjang tahun dengan 4 kali seleksi yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jadwal Pendaftaran dan Seleksi BPI Magister Doktoral, Pendidikan Dokter Spesialis dan Program Afirmasi adalah sebagai berikut :

Jadwal Beasiswa BPI dari LPDP Tahun 2017 (Sumber:

Syarat mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa ini dapat dilihat secara lengkap dalam buku panduan pendaftaran yang dapat anda unduh melalui link Buku Panduan LPDP.  Selain itu anda bisa mengetahui
daftar perguruan tinggi tujuan dan pertanyaan umum seputar beasiswa LPDP di sumbernya yaitu : Perguruan Tinggi LPDP.  Pendaftaran beasiswa dilakukan secara online melalui link DAFTAR BEASISWA ONLINE.

Agar anda berpeluang besar diterima, silahkan disimak beberapa tips berikut ini:
  1. Persyaratan administrasi harus lengkap untuk bisa lolos seleksi tahap I, meliputi surat rekomendasi, Curriculum Vitae (dapat diunduh di web LPDP), 2 tulisan esai, rencana studi (study plan), ijazah dan transkrip nilai dengan IPK min 3,00 untuk S2 dan 3,25 untuk S3, KTP yang membuktikan usia pendaftar maksimal 35 tahun untuk master dan 40 tahun umtuk doktoral, serta sertifikat PBT TOEFL (500 untuk Magister, 550 untuk doktor).
  2. Rajin-rajinlah Lihat Email bila lolos seleksi administrasi karena akan ada pemberitahuan resmi lewat email dari LPDP. Begitupun untuk informasi tahap-tahap selanjutnya pemberitahuan resminya akan dilakukan lewat email. Jadi harus lebih rajin buka email. Sebaiknya buat email baru khusus untuk sarana komunikasi dengan LPDP, dan gunakan account Gmail, karena anda akan butuh fitur grupnya nanti.
  3. Berlatihlah menulis essay isu terkini. Pada tahun 2017 ini anda akan diminta menulis dua judul essay masing-masing 500 kata dan 700 kata dengan judul : a) “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/ lembaga/instansi/profesi komunitas saya”; dan b) “Sukses Terbesar dalam Hidupku”.
  4. Persiapkan diri dengan baik untuk sesi wawancara. Inilah tahap paling menentukan untuk mengukur layak tidaknya anda mendapat beasiswa. Wawancara ini untuk mengungkap apa motivasi anda melamar beasiswa dan seberapa besar kontribusi yang akan anda berikan setelah menerima beasiswa tersebut. Pertanyaan yang diajukan biasanya seputar study plan dan essay yang telah dibuat.  Sesi ini harus dimanfaatkan untuk meyakinkan pewawancara atau interviewer bahwa anda layak dapat beasiswa LPDP ini. Karena itu pastikan anda datang tepat waktu dan gunakan pakaian yang rapih dan bisa membuat anda nyaman serta tampil percaya diri dihadapan pewawancara.
  5. Berlatih diskusi bebas atau LGD (Leaderless Grup Discussion). Peserta dibagi dalam kelompok kecil 8-9 orang dengan 2 orang penilai (psikolog). Peserta diberikan sebuah tema untuk didiskusikan selama 45 menit, 5 menit untuk membaca artikel dan 40 menit untuk berdiskusi. Peserta berdiskusi bebas tanpa intervensi dari tim penilai. Sebaiknya anda jangan terlalu pasif (diam saja), jangan juga terlalu mendominasi (terlalu banyak bicara), jangan menyela pembicaraan orang lain atau hormati orang yang sedang berbicara. Anda harus siap, karena tema materi akan diberikan tepat saat acara LGD. Materi meliputi isu terkini tentang ujian nasional, hukuman mati untuk terpidana koruptor, HIV-AIDS, KPK, Narkoba dan sebagainya yang sedang tren di masyarakat saat itu. Simak pengalaman peserta yang lulus ini : Pengalaman LGD.
  6. Anda Harus Lulus Program Kepemimpinan. Sesi terakhir setelah semua tahap dilalui adalah yang paling berat dan seru menurut para alumni penerima beasiswa. Program Kepemimpinan berisi setumpuk kegiatan selama beberapa hari yang paling menguras pikiran, tenaga, emosi, dan kesabaran calon penerima beasiswa. Acaranya antara lain seminar, akademi militer, naik gunung, kesenian, lomba social competitive, nonton film, makan-makan, diskusi, bahkan selfie ria. Tujuan program ini adalah menyamakan visi misi antara LPDP dengan calon penerima beasiswa (biasanya disebut Awardee). Ini merupakan program wajib, dan dapat menyebabkan anda tidak lulus. Jadi harus siap fisik dan mental untuk menghadapinya.
  7. Berdoa untuk keberhasilan anda. Ini juga akan diungkapkan oleh para pewawancara beasiswa ini.
Demikianlah beberapa tips yang mungkin akan bermanfaat bagi anda yang ingin mendapatkan beasiswa dari LPDP tahun ajaran 2018. Selamat mencoba, semoga berhasil. Oh ya, ada sedikit bocoran informasi dari salah satu pewawancara beasiswa, simak di situs : Tips Sukses Wawancara.




Advertisements