Sunday, March 27, 2016

5 Tokoh Penting Pendidikan di Indonesia yang Terlupakan

Tokoh pendidikan di Indonesia ini ada banyak sekali. Berbagai tokoh yang berhasil membuat pendidikan Indonesia maju seperti sekarang ini. Jika tidak ada tokoh dalam bidang pendidikan maka tidak ada kaum terpelajar yang sekarang menjadi pemimpin bangsa ini. Anda mungkin telah mengetahui berbagai tokoh yang berjasa dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Pendidikan di Indonesia belum terlalu berkembang seperti layaknya negara-negara lainnya. Pendidikan di Indonesia masih jauh terpuruk diantara negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Namun tokoh dalam bidang pendidikan di Indonesia ini mampu memberikan harapan bagi bangsa Indonesia untuk bangkit dan meningkatkan pendidikan di Indonesia. Berikut berbagai tokoh yang berjasa dalam bidang pendidikan di Indonesia:
Sumber Gambar: commons.wikimedia.org
#1 Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy’arie
Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy’arie merupakan salah satu tokoh dalam bidang pendidikan yang sangat berjasa pada masanya. Beliau merupakan pendiri Nahdlatul Ulama yang merupakan organisasi Islam yang terbesar. Beliau berhasil membuat pesantren berkembang dengan pesat pada saat itu. Banyak tokoh-tokoh di Indonesia yang besar karena mendapatkan pendidikan dari pesantren yang beliau dirikan. Bahkan beliau terkenal dengan sebutan maha guru oleh para ulama pesantren lainnya. Jasa beliau tidak bisa dibalas dengan apapun karena banyak membagi ilmunya dengan berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy’arie merupakan salah satu pahlawan pendidikan di Indonesia yang mengubah cara pandang masyarakat terhadap pentingnya mendapatkan pendidikan.

#2 Ki Hadjar Dewantara
Tokoh dalam bidang pendidikan ini sangat dikenal sebagai bapak pendidikan Indonesia. Ki Hadjar Dewantara mengubah pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik. Beliau juga mendirikan taman siswa yang masih berkembang sampai saat ini. Selain sebagai tokoh dalam bidang pendidikan, Ki Hadjar Dewantara juga merupakan seorang aktivis dalam pergerakan Indonesia. Banyak sekali karya dan jasa yang disumbangkan Ki Hadjar Dewantara terhadap pendidikan di Indonesia. Pada saat jaman penjajahan Belanda, rakyat pribumi tidak dapat sekolah karena hal itu hanya diperbolehkan untuk rakyat priyayi. Ki Hadjar Dewantara membuat sebuah perubahan dengan mendirikan Taman Siswa. Dengan adanya Taman Siswwa ini maka rakyat pribumi bisa mendapatkan pendidikan yang sama dengan rakyat priyayi.

#3 Kyai Haji Ahmad Dahlan
Kyai Haji Ahmad Dahlan juga merupakan tokoh dalam bidang pendidikan. Asal mula idenya untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia ini berasal dari kepergiannya ke Mekah selama 5 tahun. Beliau bertemu dan bertukar pikiran dengan berbagai tokoh dalam bidang pendidikan Islam di Mekah. Sepulangnya di Indonesia, Kyai Haji Ahmad Dahlan banyak berguru dengan para pendahulunya. Kyai Haji Ahmad Dahlan memutuskan untuk mendirikan Muhammadiyah. Muhammadiyah ini masih berdiri sampai sekarang untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat Indonesia. Kyai Haji Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah agar bisa mengajarkan kepada masyarakat Indonesia untuk berpikir dan beramal sesuai dengan tuntunan Islam.

#4 Raden Adjeng Kartini
Raden Adjeng Kartini mempunyai jasa yang sangat besar terhadap pendidikan di Indonesia. Jika tidak ada Raden Adjeng Kartini maka akan ada diskriminasi yang sangat besar antara kaum perempuan dan laki-laki. Perubahan yang dibuat oleh Raden Adjeng Kartini berhasil membuat perempuan bisa mendapatkan pendidikan yang sama dengan laki-laki. Raden Adjeng Kartini juga sangat populer dengan bukunya yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Beliau juga disebut sebagai pelopor kebangkitan perempuan di Indonesia. Anda bisa membaca buku-buku yang ditulis oleh Raden Adjeng Kartini sehingga bisa memotivasi anda.

#5 Dewi Sartika
Dewi Sartika merupakan tokoh yang berjasa dalam bidang pendidikan. Beliau mendapatkan pendidikan yang baik sejak masih kecil. Kedua orang tuanya sangat bersikukuh untuk menyekolahkannya di sekolah Belanda. Hal ini dikarenakan sangat jarang ditemukan rakyat pribumi yang mendapatkan pendidikan di sekolah Belanda. Dewi Sartika mengajarkan banyak keahlian kepada perempuan yang ada di anggota keluarganya. Seiring berjalannya waktu, Dewi Sartika kemudian menjadi tenaga pengajar di Sekolah Perempuan. Kelas yang dibuka Dewi Sartika terus mendapatkan siswa yang banyak setiap tahunnya. Lalu, Tokoh Pendidikan Indonesia ini membuka sekolah yang lebih besar sehingga bisa membuat banyak perempuan yang bisa mendapatkan pendidikan.

Advertisements