Tuesday, March 29, 2016

Pendidikan Karakter Anak

Pentingnya Pendidikan Karakter Anak
Penyelenggaraan pendidikan karakter di sekolah dianggap mampu menjadi salah satu solusi mengatasi permasalahan anak. Sudah menjadi pemahaman umum bahwa anak muda Indonesia berada dalam krisis tidak berkesudahan yang sulit dicari ujung dan pangkal masalahnya. Tidak hanya mengenai kejahatan terhadap anak, tapi juga mengenai pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba hingga perilaku buruk anak di rumah atau di luar rumah. Jika krisis ini tidak diatasi, Indonesia akan menjadi negara bermasalah dengan kualitas anak muda yang tidak bisa diharapkan.
Sumber Gambar: pixabay.com
Pengertian pendidikan karakter
Pada dasarnya pendidikan karakter ini telah telah cukup lama diterapkan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Meski begitu tidak banyak orang tua yang memahami apa dan bagaimana pendidikan karakter yang dimaksudkan. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat pendidikan karakter tidak selalu diterapkan di sekolah saja. Sebagai wali dari anak, orang tua memiliki kewajiban yang sama besarnya untuk menerapkan pendidikan karakter di rumah. Sehingga tidak terjadi ketimpangan antara pembentukan karakter yang dilakukan di sekolah dan rumah.

Karakter seringkali dikaitkan dengan moral. Tidak hanya mengenai konsepnya saja tapi juga tentang sikap dan perilaku moral. Konsep moral yang dimiliki anak akan melahirkan sikap moral yang tercermin langsung pada perilaku sehari-hari yang dilakukan anak. Sehingga pengertian pendidikan karakter adalah pendidikan yang menitikberatkan pada terbentuknya karakter moral pada anak. Saat karakter moral terbentuk, anak akan bersikap dan berperilaku berdasarkan konsep moral yang diajarkan. Pada akhirnya dengan pendidikan karakter ini, kualitas anak muda yang mampu menjadi generasi penerus bangsa akan tercapai.

Nilai-nilai pendidikan karakter
Fokus utama pendidikan karakter pada anak adalah membentuk karakter moral. Tentunya karakter moral yang diharapkan terbentuk bukanlah karakter sembarangan melainkan telah ditentukan. Terdapat 18 nilai karakter yang sesuai dengan budaya bangsa diantaranya sikap religius, menjadi pribadi yang jujur, mampu bertoleransi hingga bersikap displin. Nilai lainnya dalam pendidikan karakter adalah tidak segan bekerja keras, selalu kreatif, lebih mandiri, mampu bersikap demokratis dan memiliki rasa ingin tahu yang cukup besar. Selain itu juga telah ditetapkan nilai karakter kebangsaan yang kuat, peduli dan cinta tanah air, mampu menghargai prestasi hingga peduli dan bertanggung jawab pada lingkungan sosial.

Berdasarkan 18 nilai pendidikan karakter tersebut, telah jelas tujuan penyelenggaraan pendidikan karakter di Indonesia. Tidak hanya mengenai membuat anak menjadi pintar dengan pengetahuan yang telah dipelajarinya. Pendidikan karakter juga memastikan anak memiliki karakter yang baik dari pelajaran yang diikutinya. Sehingga tujuan negara menyelenggarakan pendidikan karakter dapat tercapai. Mendapatkan generasi muda berkualitas yang tidak hanya menjamin keberlangsungan kepentingan negara tapi juga bertanggung jawab pada kepentingan negara dan individu bukan hal yang mustahil lagi dimiliki Indonesia.

Perlunya pendidikan karakter
Bila mengingat menurunnya kualitas generasi muda Indonesia, penyelenggaraan pendidikan karakter perlu mendapatkan dukungan penuh. Tidak hanya dari orang tua tapi juga pihak orang tua murid yang memiliki waktu paling banyak dengan anak. Selain itu pendidikan karakter juga perlu diterapkan dalam tiap sekolah untuk keperluan sebagai berikut:
• Sampai saat ini pendidikan karakter masih menjadi solusi terbaik bagi negara untuk menjamin kualitas generasi muda terbaik.
• Menjadi cara yang cukup efektif untuk meningkatkan prestasi akademik pada anak karena beberapa nilai pendidikan karakter adalah kerja keras, rasa ingin tahu dan tanggung jawab yang mendorong anak tidak menyerah terus belajar.
• Pendidikan karakter sebagai usaha menyiapkan anak menjadi memiliki karakter kuat sehingga mampu bertahan menjalani kehidupannya di tengah-tengah masyarakat kelak.
• Sebagai rencana jangka panjang untuk menyiapkan anak sehingga mampu menghormati orang lain di rumah, di sekolah dan di tempat kerja nantinya.

Pentingnya pengaruh guru dan orang tua
Pengaruh guru atau konselor memegang peranan sangat penting saat pendidikan karakter diterapkan di sekolah. Sebagai pihak yang menjadi panutan dan teladan, tugas guru tidak hanya menyampaikan nilai-nilai karakter saja. Guru atau konselor berkewajiban untuk memastikan nilai-nilai karakter dapat terbentuk pada anak. Tentunya dengan tetap memperhatikan kaidah pengajaran yang tidak bertentangan dengan kepentingan berbagai pihak seperti orang tua, kepala sekolah atau target belajar. Kondisi ini memungkinkan guru untuk lebih dekat dengan anak.

Di rumah, pengaruh orang tua menjadi sangat penting dalam pendidikan karakter anak. Sebagai orang tua, semua sikap dan perilaku menjadi teladan bagi anak. Bahkan anak cenderung menjadikan orang tua sebagai satu-satu tiruan yang dapat ditirunya. Hal ini menjadikan konsep moral atau konsep karakter tidak lagi menjadi fokus utama. Melainkan sikap dan perilaku juga menjadi bagian yang sangat penting dalam pendidikan karakter yang dilakukan orang tua di rumah.

Advertisements